Hallo, ARTLibraries! Welcome In My Blog !!! Pada blog ini kalian akan mendapatkan informasi seputar rekomendasi tempat healing yang asik dan seru, kemudian seputar perpustakaan dan Art/seni seperti pameran dan lain sebagainya.


Kamis, 12 Oktober 2023

Rekomendasi Tempat Seru Di Cikini yang harus banget kalian datangi !!!

| Kamis, 12 Oktober 2023

 

Rekomendasi Tempat Seru Yang Harus 

di Datangi Di Cikini

 

Hallo, ARTLibraries!

Ada yang tau Cikini ? Yashh akhir-akhir ini cikini viral banget di berbagai platform media social salah satunya yang pasti kita semua punya yaitu Instagram dan Tiktok. Di social media ku akhir-akhir ini sering sekali lewat FYP sebuah video yang membahas mengenai Cikini, baik itu tempat makannya, perpustakaan aesthetic yang viralnya, museumny dan yang lainnya. Oh iya ada satu lagi yang viral yaitu lagunya CIKINI KE GONDANGDIA. Pasti kalian semua pada tau kan? Hehe.

 


Ngebahas cikini, buat yang belum tau jadi cikini merupakan sebuah daerah yang terletak di Kecamatan Menteng, kota Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta. Penamaan Cikini ini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda, namun saat itu ditulis dengan ejaan “ TJIKINI “, nah setelah masa kolonial ini berakhir barulah nama Tjikini ini berganti menjadi Cikini. Menurut sejarawan Asep Tjikini ini diambil dari dua kata yaitu Tji yang artinya sungai dan Kini yang berarti nama buah. Menurutnya buah kini dahulu tumbuh subur di wilayah Menteng yang merupakan bagian dari Cikini. Menurut beliau saat orang belanda menetap disana pada saat itu, segala pepohonan tumbuh subur disana. Bahkan menjadi wilayah taman kota pertama pada masanya. Nah begitu sedikit ceritanya teman-teman. Jadi sudah pada tau kan sekarang kenapa daerah tersebut diberi nama Cikini.

            Beralih dari asal nama Cikini, sekarang aku mau ngerekomendasiin kalian tempat-tempat viral yang seru dan bersejarah yang ada di Cikini.

1.                         Taman Ismail Marzuki (TIM).    

Tempat ini menjadi salah satu tempat yang aku rekomendasikan untuk kalian agar bisa dijadikan sebagai salah satu ide buat kalian semua yang kalau lagi liburan atau weekend suka bingung mau jalan-jalan, healing, nongkrong atau main kemana sama teman-temannya. Kenapa aku merekomendasikan tempat ini karena jika kalian kesana kalian bisa hanya sekedar jalan-jalan di sekitar taman, foto-foto di setiap sudut yang menarik, duduk santai buat baca buku di Perpustakaannya, melihat pameran seni, nongkrong dan ngobrol bareng teman untuk ngopi-ngopi di kopi kenangan yang ada di sana atau bahkan ke surga bukunya yaitu perpustakaannya, sehingga di sana kalian bisa kerja secara WFA maupun nugas secara tenang tanpa di ganggu dengan vibes yang beda dari sebelumnya karena tempat ini tu cozy, bikin berasa seperti di perpustakaan luar negeri serta suasananya tu adem dan nenang banget dijamin betah banget deh kalian.

Kalian sudah tahu belum kalu ternyata salah satu bentuk gedung di Taman Ismail Marzuki ini terinspirasi dari lagu Rayuan Pulau Kelapa ciptaan Komponis dan Penyair besar Indonesia yaitu Ismail Marzuki dan dirancang oleh Arsitektur Andra Matin, jadi fasad di sisi gedung ini membentuk 3 note balok dari lagu tersebut yang di susun secara acak sehingga jika kita lihat bangunan gedung tersebut dari atas terdapat bagian yang berundak seperti wujud terasering pada sawah yang biasa kita lihat. Namun jika kita lihat lebih detail lagi gedung ini, terdapat elemen motif tumpal Betawi berwarna hitam di gedungnya. Hal tersebut selain menambah keindahan gedung juga berfungsi untuk mengurangi paparan sinar matahari agar ruangan yang ada di dalam lebih terasa sejuk dan tidak terasa panas langsung dari matahari. Sekarang di gedung ini terdapat 14 Lantai terdapat Pusat Dokumentasi Sastra, Galeri Seni, Perpustakan dan tempat yang dapat digunakan untuk melakukan aktivitas seru disana, contohnya seperti 2012 aku pernah mengikuti Festival seni yang dihadiri oleh banyaknya seniman dengan berbagai seni yang mereka tekuni, jadi pada saat ini berbagai seni menyatu untuk memeriahkan festival seni pada saat itu.

lalu kawasan Taman Ismail Marzuki ini dulunya adalah kebun binatang milik Raden Saleh yaitu seorang pelukis beretnis Arab Jawa yang menjadi pionir seni modern di Indonesia, sangking sultannya beliau sehingga beliau memiliki istana dengan lahan yang membentang dari Rumah Sakit PGI Cikini hingga lokasi TIM. Dan satwa yang dipeliharanya pun tidak main-main karena satwa tersebut sepergi Gajah, Harimau bahkan Jerapah. Dulunta taman penuh satwa ini juga dibuka umum dan terbuka untuk bisa dikunjungi warga. Singkatnya pada saat itu akhirnya Raden Saleh menghibahkan lahamn seluas 10 Hektar ini kepada pemerintah Indonesia yang kemudian kebun binatang tersebut dipindahkan ke Ragunan karena pertimbangan lokasi yang lebih luas dan jauh dari hiruk pikuk kota. Sehingga kemudian pada 10 November 1968 TIM diresmikan sebagai Pusat Kesenian dan Kebudayaan oleh Gubrnur Jakarta. Nah kenapa dinamakan Taman Ismail Marzuki karena sebagai bentuk penghormatan akan karya-karyanya untuk negeri.

Dan kalian sudah tahu belum kalau ternyata Planetarium di TIM ini pernah menjadi yang terbesar loh di dunia. Karena Planetarium di TIM kala itu memiliki kapasitas 500 kursi dan menjadi yang pertama di kawasan Asia Tenggara. Planetarium ini di bangun untuk menambah wawasan  masyarakat terhadap Sains khususnya benda langit dan luar angkasa, tetapi pada saat ini gedungny masih dalam tahap revitalisasi dan belum bisa di pastikan kapan akan kembali dibuka.

Kalau kalian mau kesana aksesnya tu mudah banget loh, jadi kalian ga perlu khawatir. Buat kalian yang ga punya kendaraan pribadi atau merasa jauh kalau pakai kendaraan pribadi kalian bisa naik kereta aja kemudian tinggal turun di stasiun Cikini. Nanti dari stasiun cikini kalian bisa lanjut hanya dengan jalan kaki sejauh 1km atau sekutar 15-20 menitan untuk sampai di Taman Ismail Marzuki(TIM) cikini atau kalian bisa juga naik kendaraan umum yautu Transjakarta nomor 5m, nanti kalian tinggal turun di depan Taman Ismail Marzukinya deh. Dan kalau masih ada yang binggung untuk masuk kesana bayar berapa, kalian juga ga perlu khawatir karena kalau kalian kesana itu Gratis ya teman-teman. Kecuali kalian bawa kendaraan sendiri jadi kalian cuma harus bayar parkirnya saja.

Kalau kalian datang kesini kalian tidak perlu bingung lagi karena di luar Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki ini ternyata banyak sekali spot-spot gemaz dan aesthetic yang tidak boleh ketinggalan untuk di abadikan dan di share di social media kalian. Sehingga kalau kalian ke Taman Ismail marzuki hanya perlu bawa jajanan seperti makanan dan minuman saja karena di perolehkan asalnya jika sudah selesai harus dibuang di tempatnya dan jangan di bawa ke perpustakaaannya. Di hari libur biasanya akses-akses ke gedungnya banyak yang di tutup tetapi tidak perlu khwatir karena kalian bisa tetap main disana dan menikmati banyak spot-spot di luar gedungnya. Gedungnya yang luas sehingga seru dan enak banget gak perlu bingung kalau cari tempat buat nongkrong rame-rame bareng teman. Lalu di gedung sebelahnya ada gedung yang ada kolamnya disana tu tempatnya adem banget bisa kayanya di pake buat duduk sambil bengong hehe. Tapi yang ga kalah ademnya yaitu adalah perpustakaannnya.


2.                          Perpustakaan Jakarta (TIM) di Cikini      

Sekilas seperti yang sudah ada di pembahasan sebelumnya bahwa Perpustakaan ini termasuk bagian dari Taman Ismail Marzuki. Perpustakaan ini merupakan hasil revitalisasi dari perpustakaan Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin yang sudah berdiri sejak 30 Mei 1977 di kawasan TIM. Setelah dilakukan revitalisasi dan diresmikan, segala fasilitas yang berkaitan dengan layanan perpustakaan dan sistemnya telah dilakukan pembaharuan agar perpustakaan tersebut menjadi lebih baik karena tujuannya agar menjadi bagian dari pusat literasi di kota Jakarta sebagai salah satu rujukan sumber informasi berupa ilmu pengetahuan bagi masyarakat luas.

Kalian bisa langsung saja datang ke tempatnya dan akses kendaraannya juga sama seperti yang di jelaskan sebelumnya kalau ingin ke TIM. Dan jika kalian sudah sampai luar gedung TIM, kemudian kalian hanya tinggal naik tangga ke gedung Ali Sadikin, setelah itu kalian bisa melakukan registrasi, registrasi ini bisa dilakukan di website perpustakaan.jakarta.go.id atau kalian bisa langsung ke instagramnya @perpusjkt untuk mengakses webnya dan registrasi. Setelah kalian registrasi nanti kalian akan dapat barcode kemudian dapat kalian scankan tepat di pintu masuk. Registrasi ini bisa dilakukan secara langsung di tempatnya atau secara online, tapi aku rekomendasiin registrasi dari rumah aja ya karena kalau hari libur biasanya rame banget jadi kalian disana bisa tinggal langsung nitipin semua barang yang di bawa pada bagian ruangan loker & informasi abis itu nanti kalian akan diberikan Akses card/laniat yang isinya password dan juga nomor loker dan juga akan diberi tote bag oleh petugasnya untuk mempermudah kalian dalam membawa barang yang emang dibutuhkan saja seperti handphone, laptop, charger, dll. Perlu di ingat bahwa kalian tidak boleh membawa makanan ya. Habis itu kalian tinggal langsung naik eskalator lagi untuk masuk kedalam perpustakaannya.

Kalau menurut aku, yang menarik dari perpustakaan disini karena selain koleksi bukunya yang lengkap disini fasilitasnya juga udah super duper oke banget karena untuk ruang atau spot bacanya terdapat banyak sekali, tempatnya nyaman dan juga bisa dipakai buat foto-foto, lalu stafnya juga baik-baik, ramah dan informatif sekali. Selain itu yang ga kalah menariknya lagi adalah desain ruangan yang di tampilkan karena sangattt aesthetic, modern dan minimalis. Sehingga perpustakaan ini nyaman sekali untuk kita yang ingin membaca buku, mengerjakaan tugas sekolah, mengerjakan tugas kampus dan skripsi serta nyaman pula untuk mengerjakan tugas kantor bagi kalian yang bekerjanya WFA atau lebih fleksibel waktu dan tempatnya karena suasananya sangat nyaman dan ruangan-ruangannya sangat mendukung sehingga kita bisa lebih nyaman jika harus lama-lama berada di perpustakaan ini.

Tau gak sih teman-teman kalau perpustakaan aesthetic ini memiliki 4 lantai  dengan luas yang mencapai 4 hektar. Pada perpustakaan ini terdapat ruang multimedia, ruang permainan anak, bilik cerita, ruang baca privat, ruang podcast, ruang komputer, ruang koleksi keJakartaan, ruang baca umum yang nyaman, koleksi buku dengan berbagai jenis yang beragam, ruang inklusi, dan yang lain-lainnya.

 

            Alamat : 

Taman Ismail Marzuki Jalan Cikini Raya Nomor 73, RT.8/RW.2, Cikini, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

            Jam Operasional :

Hari : Senin - Minggu

Jam : 09.00 WIB - 17.00 WIB ( Jumat-minggu tutup jam 20.00)


3.                          Tempat Makan

Oiya, aku juga mau sekalian rekomendasiin ke kalian tempat makan siang yang bisa kalian datangin kalau kalian ke TIM, jadi tempatnya itu tidak terlalu jauh dari perpustakaan Jakarta dan jika ingin kesana kalian hanya perlu jalan sejauh 700M abis itu nanti kalian sampai deng di rumah makan prasmanan sunda Ampera 2 tak.

Selanjutnya itu ada cafe yang jual dimsum dan jaraknya juga tidak jauh dari TIM hanya sekitar 1 KM atau kalau jalan kaki sekitar 15 menitan, nama cafenya itu toko kopian cikini suasanya cafenya itu homey dan nyaman walaupun ruangan cafenya tidak terlalu luas. Range harganya cukup affordable karena minumannya start dari harga 18rb. 

 Selanjutnya itu ada restoran jepang yang berada di lantai 2 Tjikini Lima jadi nanti kalian tinggal naik tangga aja yang ada di sebelah kanan Tjikini Lima. Nama restonya itu Bonbin Terrace Japanese Joint tempatnya itu outdor ala-ala jepang dan yang pasti enak tempatnya. Untuk harganya juga pas buat kita mahasiswa yang sekali-kali mau jajan enak hehe.

Nah, di Cikini juga ada Ice Cream Tjanang nih, jadi ice cream ini merupakan ice cream legend sejak tahun 1951 dan menjadi ice cream kesukaan bungkarno. Ice cream ini lokasinya berada di samping Apartemen Menteng Park, tepatnya ada di belakang indomart jadi di belakang indomart ada jalan kecil kemudian kalian tinggal jalan lurus saja. Nah kalau udah lihat tangga kalian tinggal belok kanan aja ya guys. Habis itu tinggal masuk aja kedalam. Jadi ice cream ini dijual di loby hotel cikini dan kalian tinggal tanya aja ke penjaga resepsionisnya. Harganya untuk yang cekil 15rb, yang 0,6 liter 75rb dan yang 1 liter 90rb.

Oh iya disana juga ada hidden cafe yang ada di dalam kantor pos jadul. Jadi caffe baru ini masuknya harus melewati pintu jadul dan tua yang berada di antara ruko-ruko di cikini. Setelah kalian masuk nanti terdapat tangga naik keatas dan kalian tinggal naik saja dan tak lama nanti kalian akan menemuka pintu berwarna coklat sehingga kalian tinggal masuk saja. Jadi caffe ini namanya Good Folks. Jadi kalau kalian lihat di sana caffenya tu kecil banget tapi yang naikin value dari cafe ini tuh ya Sejarah yang ada di caffe ini karena bikin caffe ini jadi uniq banget. Dan disana juga terdapat berbagai koleksi maianan yang mereka punya. 

Dan yang jangan sampai kelewat ada 2 lagi nih, yaitu Siomay kaki lima legend yang masih viral banget, lokasinya ada di dekat/depan stasiun cikini atau posisi persisnya di depan Universitas Bung Karno. Biasanya siomay ini rame sekali di serbu oleh para pengguna KRL dan juga banyaknya orang-orang perkantoran dan yang pulang kerja mampir untuk membeli siomay ini. Siomay ini juga rame sekali di serbu oleh food vloger untuk mereka review karna selain rasanya yang enak, siomay ini juga memiliki ukuran yang besar-besar untuk sekelas siomay kaki lima. Walaupun selalu ramai tapi seru sekali nunggu saat mau membelinya. Abangnya selalu refill terus jadi jangan takut keabisan ya. Untuk harga satu porsinya 17rb dan isi somaynya 5pcs serta bumbu kacangnya juga kental sekali.

Dan yang selanjutnya ada Gohyong yang baru-baru ini viral posisinya juga dekat dengan stasiun cikini yaitu di depan bang BCA, untuk harganya 25rb perporsi dan isiannya sekitar 6-7 potong dengan potongan yang cukup besar. Gohyong ini memiliki isian daun bawang, bakso dan ayam cincang yang di selimuti dengan adonan telur lalu di potong-potong dan di goreng. Setelah itu di siram kuah.


4.                          Toko Barang Antik   

Pulang dari taman ismail marzuki kamu juga bisa ke toko barang antik yang ada di sepanjang di Jl. Surabaya, yang jaraknya hanya 1,2 KM dari Taman Ismail Marzuki (TIM). Toko-toko disana eudah ada sejak tahun 1970an. Barang-barang yang dijual disana ada seperti pajangan, Gucci, wayang, vas, peralatan rumah tangga ataupun barang-barang unik lainnya. Selain cuci mata  jika kalian kesana kalian juga dapat menambah wawasan dan inspirasi mengenai value suatu barang. Contohnya disana ada Grammovon yang harganya di bandrol seharga 15jt loh, selain karena corongnya yang besar alat ini juga masih berfungsi dengan baik. Tak hanya itu disana kalian juga bisa foto-foto karena tempatnya sangat aesthetic dan vintage sehingga kalian tidak boleh terlewat untuk mengabadikannya.


                   Roh Project

 

Melipir ke tempat selanjutnya yang ga jauh dari tempat-tempat selanjutnya kalian bisa datang ke ROH PROJECT yang berada di Jl. Surabaya No.66 Menteng yang jaraknya hanya 350M dari toko barang antik sebelumnya. Roh Project ini merupakan galeri seni kekinian buat kalian semua para pecinta dan penikmat seni. Galeri seni ini mulai ada pada 2014 dengan tujuan untuk melayanai dan menaungi para ekosistem seni dan seniman Indonesia dengan dibangunnya program yang konsisten dan medorong sekaligus program seni yang meluas tanpa batas.

ROH Projects yang merupakan art space dengan konsep nomaden atau berpindah tempat dari tempat satu ke tempat lainnya. Karena konsep nomaden yang diadaptasi ROH Projects, tentu kamu harus menunggu exhibition dari ROH Projects itu sendiri agar bisa menikmati art yang dibuat oleh ROH Projects yang bisa kamu akses dari laman rohprojects.net.

Dari yang pernah saya lihat dan datangi, konsep dari galeri sini ini lebih mengusung terhadap yang memiliki design konsep putih, minimalis, pencahayaan yang baik, serta konsep interior yang dibuat sedemikian rupa untuk menggiring pengunjung lebih fokus ke karya seni yang ditawarkan.

Di tempat ini selalu ada pameran dari berbagai seniman dengan konsep yang berbeda-beda di setiap pengadaan pamerannya dan berbeda-beda juga tiap periodenya. Yang bikin menarik di setiap pameran ini yaitu karena isi dari setiap pamerannya memiliki makna yang bagus sekali dan pameran-pamerannya sangat menarik dan lebih beda dari pameran-pameran biasanya sehingga menciptakan banyak seni yang dapat digunakan sebagai spot-spot foto yang bagus dan aesthetic.

                        Jam Oprasional Visit :

                     Rabu - Jumat, 13:00 - 19:00  

                      Sabtu - Minggu, 11:00 - 19:00 

           (Tutup pada hari Senin, Selasa, dan hari libur nasional)

                        Instagram : @rohprojects


Berikut merupakan beberapa rekomendasi dari aku terkait tempat seru dan sempat viral yang masih ramai hingga saat ini, jadi buat kalian yang masih bingung weekend mau nongkrong, ngopi, atau mau sekedar jalan-jalan sama teman tempatnya dimana, kalian bisa banget nih dateng ke tempat-tempat yang aku rekomendasiin di atas. 

Related Posts

9 komentar:

  1. wih seru tuh, sering sering rekomendasiin tempat bagus yg lain ya

    BalasHapus
  2. Kayaknya seru tuh bareng temen ke cikini

    BalasHapus
  3. Akhirnya ada ide buat tempat healing wkkwjw

    BalasHapus
  4. Aaaa jadi pengen ke Cikini buat jalan-jalan santai

    BalasHapus
  5. wajib banget nih di masuk ke list holidayy

    BalasHapus
  6. wah seru banget, semua nya ada di satu tempat. cocok banget nih buat tempat healing

    BalasHapus
  7. Sabi nih buat kumpul sama temen

    BalasHapus
  8. Keren, infonya lengkap. Bisa jadi referensi kalo mau jalan-jalan ke Cikini.

    BalasHapus